Text
Hubungan Komunikasi Orang tua tentang Seks Pranikah dan Religiusitas dengan Perilaku Seksual Remaja di MAN 1 Pasaman Barat Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2020.
Tingginya angka kejadian seks pranikah di kalangan remaja berdasarkan hasil survei SDKI-KRR tahun 2017 menunjukkan persentase umur pertama berhubungan seksual pada perempuan dan laki-laki meningkat dari 59% pada tahun 2012 menjadi 74%. Hal ini dikarenakan karena kurang baiknya hubungan komunikasi orang tua tentang seks pranikah dan rendahnya religiusitas remaja sehingga remaja tidak terbuka dengan orang tua terutama dalam masalah seksualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi orang tua tentang seks pranikah dan religiusitas dengan perilaku seksual remaja di MAN 1 Pasaman Barat Kabupaten Pasaman Barat.
Jenis penelitian ini analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan September 2019 - Mei 2020. Populasi penelitian seluruh remaja MAN 1 Pasaman Barat Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 556 orang. Sampel penelitian ini 82 orang dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan tingkat kepercayaan alfa (ɑ = 0,05).
Hasil penelitian didapatkan sebanyak 40,2% responden memiliki komunikasi orang tua yang baik terhadap perilaku seksual pada remaja. Sebanyak 46,3% responden memiliki religiusitas rendah terhadap perilaku seksual pada remaja dan sebanyak 22% responden dengan perilaku seksual berisiko berat. Ada hubungan komunikasi orang tua tentang seks pranikah ( p= 0,008) dan religiusitas (p= 0,000) dengan perilaku seksual remaja.
Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan komunikasi orang tua tentang seks pranikah dan religiusitas dengan perilaku seksual remaja. Oleh karena itu pentingnya komunikasi orang tua tentang seks pranikah dapat mengarahkan remaja dan menciptakan keterbukaan terhadap masalah remaja terutama seksualitas. Kepada remaja diharapkan dapat meningkatkan religiusitas diri agar terhindar dari perilaku seksual remaja yang berisiko.
Kata kunci : Perilaku Seksual Remaja, Komunikasi Orang tua, Religiusitas
Daftar Pustaka : 41(2008– 2018)
Tidak tersedia versi lain