Text
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia di RSUD M.Natsir Solok
Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 810 wanita meninggal karena komplikasi kehamilan atau persalinan di seluruh dunia setiap hari. Setiap tahunnya, 10 juta wanita dapat mengalami preeklampsia di seluruh dunia, dimana sekitar 76.000 wanita hamil dapat meninggal setiap tahun akibat preeklampsia dan gangguan hipertensi terkait kehamilan. Insiden preeklampsia di Indonesia sendiri adalah 128.273/tahun atau sekitar 5,3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia.
Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan desain penelitian Case Control. Penelitian ini dilaksanakan mulai 10-21 Februari 2020 di ruang rekam medik RSUD M.Natsir Solok. Populasi dari penelitian ini adalah semua ibu yang melahirkan dengan jumlah sampel 76 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan format pengumpulan data. Analisis data univariat dan bivariat dengan komputerisasi menggunakan tabel distribusi frekuensi dan uji statistik chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan 63,2% umur tidak berisiko, 50% paritas berisiko, dan 88,2% tidak memiliki riwayat hipertensi. Ada hubungan umur dengan kejadian preeklampsia (p = 0,032 OR = 3,222), ada hubungan paritas dengan kejadian preeklampsia (p = 0,039 OR = 2,939), ada hubungan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklampsia (p = 0,033 OR = 9,867).
Simpulan penelitian ini adalah ada hubungan umur, paritas, dan riwayat hipertensi dengan kejadian pereklampsia di RSUD M.Natsir Solok. Diharapkan hasil penelitian ini bisa memberikan informasi ilmiah mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia dan bisa dijadikan masukan yang berguna bagi pelayanan kesehatan ibu.
Kata Kunci : “Preeklampsia, Umur, Paritas, Riwayat Hipertensi”
Daftar Pustaka : 33 (2010-2019)
Tidak tersedia versi lain