Text
Peran Kelompok Berantas Hipertensi (BANSI) Dalam Perilaku Pencegahan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kebun Sikolos Kota Padang Panjang
Penyakit hipertensi menjadi salah satu PTM yang masih menjadi penyebab utama kematian di dunia saat ini. Upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi penyakit hipertensi dimulai dengan peningkatan kesadaran masyarakat dan perubahan pola hidup yang lebih sehat. Kegiatan pencegahan dengan melihat faktor resiko hipertensi seperti konsumsi buah dan sayur, merokok, aktivitas fisik, riwayat hipertensi dari keluarga, dan cek kesehatan.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview). Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Mei 2021 di Puskesmas Kebun Sikolos.Peneliti menentukan informan sesuai dengan karakteristik dan pertimbangan tentu yang dianggap akan mewakili populasi berdasarkan kriteria. Petugas puskesmas 2 orang yaitu kepala puskesmas dan petugas penanggung jawab pelompok , masyarakat sehat 1 orang, masyarakat penderita hipertensi 3 orang, kader 1 orang, dan tokoh masyarakat 1 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya persepsi kerentanan dan keparahan yang dirasakan masyarakat dalam menderita hipertensi, hambatan dan manfaat yang dirasakan masyarakat dalam melakukan kegiatan kelompok BANSI dalam perilaku pencegahan hipertensi.
Diharapkan selanjutnya semua jadwal kegiatan kelompok BANSI agar sapat mensuaikan dengan situasi pandemi saat ini agar kegiatan kelompok BANSI dapat terlaksana kembali. Untuk menunjang kegiatan yang lebih inovatif dan berfariasi diharapkan pembina dan anggota dapat melakukan kerjasama untuk mendapatkan pendanaan lainnya baik dari sektor pemerintahan, perangkat kenagarian, ataupun dari pihak lainnya sehingga terciptanya kegiatan yang lebih menarik pada kelompok BANSI
Daftar Pustaka: 46 (2011-2020)
Kata Kunci : Hipertensi, perilaku, kelompok BANSI
Tidak tersedia versi lain