Image of Asuhan Keperawatan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis Di Ruang VI RS TK. III Dr. Reksodwiriyo Padang 2020

Text

Asuhan Keperawatan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi Pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis Di Ruang VI RS TK. III Dr. Reksodwiriyo Padang 2020



Oksigenasi adalah gas untuk bertahan hidup yang beredar ke sel-sel dalam tubuh melalui sistem pernapasan dan akan memberikan dampak yang cukup bermakna terhadap aktivitas sel. Dampak dari tidak terpenuhinya oksigenasi pada pasien PPOK mengalami hipoksemia yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup, berkurangnya toleransi terhadap latihan, mengurangi fungsi otot rangka dan bahkan jika kebutuhan oksigen di dalam tubuh berkurang maka akan terjadi kerusakan jaringan otak yang menyebabkan kematian. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), 2018 bahwa diperkirakan 3,17 juta kematian disebabkan oleh PPOK.Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan gangguan pemenuhan oksigenasi pada pasien PPOK di Ruang VI Rumah Sakit TK.III Dr.Reksodiwiryo Padang tahun 2020.

Desain penelitian adalah deskriptif dalam pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di RS Tk.III Dr. Reksodiwiryo Padang, pada bulan Desember 2019 sampai bulan Juni 2020. Ditemukan 3 populasi dan diambil 1 sampel dengan teknik Purposive Sampling. Analisa tentang kasus Oksigenasi pada pasien PPOK terhadap proses keperawatan yang dilakukan peneliti meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan dibandingkan dengan teori.

Hasil Pengkajian didapatkan keluhan sesak napas, batuk berdahak yang sulit dikeluarkan dan badan terasa lemah. Diagnosa yang diangkat adalah bersihan jalan napas tidak efektif dan intoleransi aktivitas. Intervensi yang dilakukan yaitu menajemen jalan nafas dan menajemen energi. Implementasi keperawatan yaitu mempertahankan kepatenan jalan napas, dengan memposisikan pasien semi fowler atau fowler, kolaborasi dalam pemberian terapi oksigen, mengajarkan teknik batuk efektif dan membantu pasien mengidentifikasi aktivitas yang mampu dilakukan. Sedangkan Evaluasi keperawatan sesuai dengan SLKI dimana sesak napas pasien sudah berkurang, pasien sudah mampu mengeluarkan dahak saat batuk dan sudah bisa melakukan aktivitas sesuai kemampuan pasien dan masalah bersihan jalan napas tidak efektif teratasi sebagian dan intoleransi aktivitas teratasi sebagian.
Melalui Direktur Rumah Sakit hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi dalam memberikan asuhan keperawatan, terutama dalam menangani kasus pasien PPOK yang perlu pemantauan oksigenasi.

Kata Kunci :Asuhan Keperawatan, Oksigenasi, PPOK
Daftar Pustaka :38 (2010-2020)


Ketersediaan

KTIKP.2003003 Fad AKarya Tulis Ilmiah (Karya Tulis Ilmiah)Tersedia - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
003 Fad A
Penerbit Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang : Padang.,
Deskripsi Fisik
xii, 75 hlm.; 21 x 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this