No image available for this title

Text

Gambaran Kebiasaan Asupan Lemak, Serat, dan Vitamin C Pada Penderita Hiperkolesterolemia di Puskesmas Kuranji Kota Padang Tahun 2019



Regi Agusvianti
Gambaran Kebiasaan Asupan Lemak, Serat, dan Vitamin C Pada Penderita Hiperkolesterolemia di Puskesmas Kuranji Kota Padang Tahun 2019

Vi + 58 halaman, 18 tabel, 9 lampiran
ABSTRAK

Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler. Kadar kolesterol yang meningkat dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah atau aterosklerosis.Berdasarkan data yang didapatkan dari Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2017, penderita Hiperkolesterolemia yang berobat ke Puskesmas di Kota Padang pada tahun 2017 tercatat 7.362 pasien. Terdapat empat kecamatan yang memiliki angka kejadian Hiperkolesterol tinggi, tertinggi cuma satu yaitu Kuranji dengan prevalensi 25,6 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan lemak, serat, dan vitamin C pada penderita Hiperkolesterolemia di Puskesmas Kuranji Kota Padang.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah semua responden Hiperkolesterolemia sebanyak 51 sampel yang menjalani rawat jalan di Puskemas Kuranji. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental dimana sampel diambil dengan non random sampling. Populasi penelitian ini adalah semua individu berumur 35 tahun ke-atas. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer yaitu, asupan lemak, serat, vitamin C, kadar kolesterol total dan data sekunder yaitu, mengenai gambaran umum pasien seperti umur, jenis kelamin, pekerjaan, berat badan, dan tinggi badan,
Hasil analisis menunjukkan bahwa semua responden penderita hiperkolesterolemia memiliki status gizi normal 100%. Seluruh responden memiliki kadar kolesterol total melebihi batas normal > 240 mg/dl. Hampir semua (96,7%) asupan lemak responden berdasarkan distribusi frekuensi responden termasuk kategori tinggi dan sebanyak 3,3% termasuk kategori cukup, lebih separuh (84,7%) asupan serat responden berdasarkan distribusi frekuensi responden termasuk kategori kurang dan sebanyak 15,7% termasuk kategori cukup, asupan vitamin C pada responden menunjukkan bahwa 100% responden tergolong kedalam asupan vitamin C yang kurang.

Bagi pasien disarankan agar dapat menjaga pola makan sesuai dengan anjuran yang baik dan benar bagi penderita hiperkolesterolemia. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan tugas akhir ini sebagai referensi dan melakukan lanjutan penelitian untuk mengetahui hubungan masing-masing variabel. Bagi Institusi Pendidikan diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan bacaan atau informasi di kalangan mahasiswa.

Kata kunci:Hiperkolesterolemia, asupan lemak, serat, dan vitamin C


Ketersediaan

KTIGZ.1951051 Reg GKarya Tulis Ilmiah (Karya Tulis Ilmiah)Tersedia - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
051 Reg G
Penerbit Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang : Padang.,
Deskripsi Fisik
vi, 85 hlm.; 21 x 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this