No image available for this title

Text

Pengaruh Modifikasi Lauk Nabati Tempe Terhadap Sisa Makanan Pasien Yang Mendapat Makanan Lunak TKTP Di Ruang Rawat Inap RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017



Dwi Syaputri Yanti

Pengaruh Modifikasi Lauk Nabati Tempe Terhadap Sisa Makanan Pasien Yang Mendapat Makanan Lunak TKTP Di Ruang Rawat Inap RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017

ix + 69 Halaman, 17 Tabel, 3 Grafik, 4 Gambar,10 Lampiran

ABSTRAK

Keberhasilan suatu penyelenggaraan makanan di rumah sakit dapat dievaluasi melalui sisa makanan. Sisa makanan tersebut dapat digunakan untuk mengukur efektifitas menu. Lauk nabati memiliki kandungan protein tinggi yang dapat membantu proses penyembuhan penyakit. Dari hasil survei pendahuluan yang peneliti lakukan di ruang rawat inap bedah pria dan wanita RSUP Dr. M. Djamil Padang terdapat 74.1 % sisa lauk nabati tempe pada makanan lunak. Maka dari itu, diperlukan upaya memodifikasi hidangan lauk nabati tempe agar bisa diterima oleh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi resep lauk nabati tempe terhadap sisa makanan pasien yang mendapat makanan lunak TKTP di ruang rawat inap RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2017.

Penelitian ini bersifat eksperimen semu (Quasi Eksperiment) dengan menggunakan post-test only control group design. Penelitian ini dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada bulan Agustus 2016 sampai Juni 2017. Subjek penelitian adalah pasien yang ada di ruang rawat inap penyakit dalam dan bedah kelas II dan III yang mendapat makanan lunak TKTP. Pelaksanaan penelitian ini dengan pengukuran rata-rata sisa makanan pada kelompok kontrol dan perlakuan dengan pemberian modifikasi lauk nabati tempe pada hari ke-1,3,4,5,7,9,dan 10 dan menggunakan analisa statistik uji T-test.

Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data diketahui bahwa rata-rata sisa lauk nabati tempe pada data awal/ sebelum modifikasi resep lauk nabati tempe sebesar 64.28%,sedangkan pada kelompok kontrol (61.86%) dan kelompok perlakuan (32.49%). Untuk rata-rata sisa makanan pasien secara keseluruhan pada data awal/ sebelum modifikasi resep lauk nabati tempe yaitu 51.64%, sedangkan pada kelompok kontrol (48.49% ) dan kelompok perlakuan (33.74%). Hal ini menunjukkan bahwa hampir semua rata-rata sisa lauk nabati tempe dengan pemberian modifikasi resep terjadi penurunan/pengaruh terhadap sisa makanan.

Disarankan kepada pihak instalasi gizi untuk menerapkan modifikasi lauk nabati tempe dengan memperhatikan variasi dan kombinasi menu lainnya untuk menurunkan persentase sisa makanan pasien dalam upaya mempercepat penyembuhan pasien.

Kata kunci : Sisa Makanan, Modifikasi Resep Lauk Nabati Tempe, Kelompok Kontrol, Kelompok Perlakuan
Sumber bacaan : 23 (1992-2015)


Ketersediaan

SKRIPSIGZ.1725025 Dwi PSKRIPSI (SKRIPSI)Tersedia - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
025 Dwi P
Penerbit Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang : Padang.,
Deskripsi Fisik
ix, 69 hlm.; 21 x 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this