No image available for this title

Text

Perbedaan Angka Kuman pada Piring yang Dikeringkan Menggunakan Serbet dan Penirisan di Kantin Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang Tahun 2017



Winna Anggraini (131210757)

Perbedaan Angka Kuman pada Piring yang Dikeringkan Menggunakan Serbet dan Penirisan di Kantin Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang Tahun 2017.

vii + 46 halaman, 7 tabel, 4 gambar dan 6 lampiran

ABSTRAK
Untuk mengeringkan piring setelah dicuci, terdapat dua cara yang biasa dilakukan di Kantin Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang yaitu dengan menggunakan serbet dan penirisan. Namun dari kedua cara pengeringan piring tersebut masih memungkinkan untuk piring mengandung angka kuman meskipun telah dicuci dan dikeringkan, karena kriteria makanan yang berminyak dan berlemak pasti akan sangat menempel pada piring apabila tidak dicuci dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan angka kuman pada piring yang dikeringkan menggunakan serbet dan penirisan di kantin Kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang tahun 2017.
Penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian pretest-posttest tanpa kelompok kontrol (pretest-posttest without control group), yaitu dengan melihat perbedaan angka kuman pada piring yang dikeringkan menggunakan serbet dan penirisan.
Hasil uji laboratorium menunjukkan pencucian piring dengan cara pengeringan menggunakan serbet dapat menurunkan angka kuman rata-rata sebesar 57,5 Cfu/cm2, sedangkan cara pengeringan dengan penirisan dapat menurunkan angka kuman rata-rata sebesar 72,5 Cfu/cm2. Hasil uji statistik menggunakan uji nonparametric 2 independent samples tests didapat nilai p value 0,025 yang menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rata-rata angka kuman piring antara yang dikeringkan menggunakan serbet dengan penirisan.
Disarankan untuk mengeringkan peralatan makan seperti piring menggunakan rak penirisan, karena dengan penirisan lebih banyak menurunkan angka kuman dibandingkan dengan menggunakan serbet dan disarankan tidak menggunakan serbet yang berulang, karena semakin sering serbet digunakan maka semakin besar kemungkinan piring terkontaminsi kuman yang terdapat pada serbet.

Kata kunci : Jumlah angka kuman, uji usap alat, pengeringan alat makan
Daftar Bacaan : 26 (1995-2016)


Ketersediaan

SKRIPSIKL.1727027 Win PSKRIPSI (SKRIPSI)Tersedia - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
027 Win P
Penerbit Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang : Padang.,
Deskripsi Fisik
vii, 46 hlm.; 21 x 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this